Shitzu Si Lucu Langka Dan Menggemaskan

Shitzu Si Lucu Langka Dan Menggemaskan

daftaranjingras.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Shitzu Si Lucu Langka Dan Menggemaskan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Shitzu Si Lucu Langka Dan Menggemaskan

Karakter Fisik
Secara fisik, ras anjing Shih-Tzu memiliki bentuk tubuh yang kuat dan sehat. Tingginya sekitar 8 sampai 11 inchi dengan berat antara 9 sampai dengan 16 pound.Tubuhnya sedikit lebih lebar daripada tingginya, namun umumnya tetap proporsional. Rambutnya memiliki dua lapisan yang lebat, subur, dan tumbuh panjang melewati kaki.Ciri khas lain Shih-Tzu yaitu bulu tidak sering rontok sehingga cocok dipelihara bagi Anda yang alergi bulu juga jarang membersihkan bulu anjing.Namun, perawatan bulu anjing merupakan persyaratan mutlak yang harus dilakukan si tuan anjingTujuannya, untuk menjaga supaya tidak kusut. Ras ini dikategorikan sebagai brachycephalic yang artinya Shih-Tzu memiliki bentuk moncong dan hidung yang datar.Mata Shih-Tzu juga lebar dan bundar dengan ekspresi hangat sehingga memberikan kesan ramah.

Kepribadian dan temperamen
Ras Shih-Tzu dikembangkan sebagai anjing penjaga rumah dan keluarga. Sehingga, pemilik harus menjaga kepribadiannya dengan membimbing Shih-Tzu supaya bersikap ramah, toleransi, dan melatih kepercayaannya.

Uniknya lagi, sebagai anjing penjaga, Shih-Tzu tidak segan memberikan kasih sayang kepada yang memperlakukannya dengan baik dan lembut. Namun, perlu dicatat ras Shih-Tzu juga bisa gelisah ketika dianiaya.Shih-Tzu yang dipelihara sejak kecil lebih ramah apda anak kecil dibandingkan dengan Shih-Tzu dewasa yang diperkenalkan pada anak-anak. Anjing ini memiliki sifat yang ngotot, walau kadang bisa diartikan sebagai keras kepala. Satu lagi, ShihTzu pada dasarnya memiliki sikap pemberani, manis dan suka bermain.

Perawatan
Shih-Tzu perlu perawatan fisik dari tuannya berupa olahraga seperti berjalan kaki maupun berlari melintasi taman. Selain itu, ketika cuaca sedang tidak mendukung, latihan fisik Shih-Tzu dapat berupa permainan di dalam ruangan yang simpel.Daripada mengajaknya berlari, Shih-Tzu lebih cocok diajak berjalan maupun diajak bersepeda dengan diletakkan di keranjang depan. Namun, berhati-hatilah terhadap suhu tinggi karena moncong Shih-Tzu tidak dapat mentolerirnya.Pastikan pula untuk menyediakan botol air di dalam kandang supaya saat minum, moncong Shih-Tzu tidak kemasukan air. Itulah hal yang sering dialami oleh Shih-Tzu jika pemiliknya abai.Mantel atau bulu Shih-Tzu juga memerlukan penyisiran dan disikat secara teratur supaya tetap rapi, apalagi jika Anda memutuskan membiarkan bulunya panjang. Jika tidak, pilihan model rambut pendek seperti teddy bear lebih mudah diatur.

Baca Juga : Silky Terrier Dengan Mantel Biru Dan Cokelat

Begitupula pada bulu bagian ekor, telinga, janggut dan kaki supaya dipangkas lebih pendek. Yang pasti, pastikan menjaga potongan rambut di sekitar area mata supaya tetap rapi dan nyaman.Selanjutnya, untuk pemeliharaannya, disarankan meletakkan Shih-Tzu di dalam ruangan. Sebab ras Shih-Tzu cenderung akan menggonggong dalam waktu lama.Bahkan, setelah ditempatkan di dalam ruangan pun, Shih-Tzu akan tetap menggonggong pada siapapun. Namun, jangan sampai karena perilaku tersebut membuat Anda menyakitinya. Lebih baik, temukan cara mengalihkan perhatiannya.

Kesehatan
Usia hidup Shih-Tzu secara umum mencapai 11 sampai 16 tahun. Selama itu, Shih-Tzu rentan mengalami penyakit seperti displasia ginjal, trichiasis, entropion, PRA, CHD, dan beberapa penyakit lainnya.Ras Shih-Tzu juga rentan terhadap katarak dan gigi. Maka, pastikan membawa Shih-Tzu ke dokter hewan demi perawatan lebih lanjut seperti tes pinggul, tes mata, dan DNA.

Sejarah
Nama Shih-Tzu Kou, atau Shih-Tzu, diterjemahkan menjadi “mini lion,” nama julukan untuk menghormati penampilannya yang seperti singa. Singa sangat dihargai di Cina karena terkait dengan agama Buddha, hewan ini dikenal sebagai penjaga kuil dan istana.Kemungkinan anjing ini dikembangkan di Tibet pada 1600-an dan dianggap sebagai hewan suci. Shih-Tzu modern dikembangkan di Cina pada akhir abad ke-19, ketika Janda Permaisuri Cixi memerintah kerajaan.

Related posts