Latih Anjing Senior Yang Sudah Lemes

Latih Anjing Senior Yang Sudah Lemes

daftaranjingras.web.id Beberapa Anjing yang sudah pernah dilatih namun karena faktor usia membuat mereka tidak dapat bergerak dengan kemauan mereka. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Latih Anjing Senior Yang Sudah Lemes.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Latih Anjing Senior Yang Sudah Lemes.

Anjing senior berusia di atas 7 tahun, biasanya mulai berkurang aktivitas harian mereka. Hal ini dibarengi dengan tanda-tanda penuaan lainnya seperti sering batuk, pendengaran yang berkurang, mulai tanggal giginya, pola dan nafsu makan berubah serta perubahan pada bulu mereka. Oleh karena itu, perlu tahu bagaimana cara melatih anjing senior agar tetap bisa aktif dan menyenangkan di masa seniornya.

Berkurangnya aktivitas harian anjing senior walaupun merupakan hal yang wajar, namun jika dibiarkan dapat berakibat buruk bagi mereka loh, seperti obesitas, otot kaku atau otot terlalu mudah lelah, depresi hingga mengurangi umur harapan hidup mereka.

Jadwal ulang latihan
Menjadwal ulang latihan fisik anjing ketika memasuki usia senior adalah sebuah keharusan. Dari yang biasanya berolahraga dan bermain bersama seharian penuh di akhir minggu, ubahlah menjadi bermain dan olahraga santai setiap pagi atau sore hari sepanjang minggu. Dengan jadwal latihan yang lebih rutin tapi lebih ringan ini akan mencegah anjing senior PetLovers menjadi kurang aktif bahkan dapat membuat anjing senior kembali aktif.

Kegiatan cara melatih anjing senior yang ringan dan rutin akan mencegah cedera dan kekakuan otot. Jika beraktivitas berat seperti sebelum masuk tahapan senior, anjing senior dapat mengalami cedera.

Aktivitas dan mainan baru
Bagi anjing senior melakukan aktivitas, trik dan permainan baru bukan hanya sekadar menyenangkan dan menarik, tapi juga merangsang mental mereka menjadi lebih tajam, bergerak secara fisik dan membuat mereka lebih banyak berinteraksi. Cobalah mulai melakukan aktivitas baru seperti berenang. Jika anjing senior PetLovers belum mahir berenang, baiknya berkonsultasi dengan dokter hewan agar tahu cara yang aman bagi anjing senior untuk berenang.

Berenang adalah aktivitas cara melatih anjing senior yang menyenangkan, karena selain menyegarkan dan menggerakan keseluruhan bagian tubuh, berenang juga merupakan salah satu terapi bagi anjing pasca operasi. Karena berenang membutuhkan anjing untuk menggerakan seluruh tulang dan persendian mereka. Permainan seperti meletakkan camilan di atas hidup anjing senior juga bisa merangsang kelincahan dan koordinasi indera dan otot mereka.

Baca Juga : Klasifikasi Anjing Ras American Cocker Spaniel

Exploring tempat-tempat baru
Kegiatan menjelajah bersama anjing tentu adalah hal yang mengasyikkan. Tapi kali ini, pastikan anjing senior PetLovers yang memimpin penjelajahan ya. Mengapa? Karena dengan melakukan penjelajahan berdasarkan naluri dan rasa ingin tahu mereka, anjing senior dapat menajamkan kembali indera penciuman, penglihatan dan naluri mereka. Kegiatan exploring juga bisa terhitung sebagai cross-training kecil-kecilan, karena umumnya menjelajah akan melintasi berbagai area dan rintangan.

Bertemu anjing lain
Jangan remehkan tips satu ini. Ketika anjing senior PetLovers bertemu dengan anjing lain apalagi yang belum pernah mereka temu sebelumnya, ini adalah kesempatan bagus untuk meluweskan kembali kemampuan interaksi sosial anjing senior PetLovers. Selama anjing senior PetLovers tidak menunjukkan tanda-tanda agresi ataupun kecemasan.

Asupan nutrisi yang baik
Asupan nutrisi anjing yang terpenuhi dengan baik, akan memberikan anjing senior PetLovers kesehatan dan tenaga beraktivitas harian. Asupan nutrisi anjing yang kaya protein, cukup serat dan kalori serta mineral dan vitamin lainnya sangat dibutuhkan oleh mereka. PetLovers bisa berikan PRO PLAN® Bright MindTM Adult 7+ pada anjing seniormu. Karena dalam PRO PLAN® Bright MindTM Adult 7+ sudah terdapat protein berkualitas tinggi, omega-3 fatty acid, EPA dan glukosamin agar anjing senior PetLovers tetap sehat dan lincah, vitamin A dan asam linoleic yang menyehatkan kulit anjing dan serat prbiotik alami demi pencernaan yang sehat.

Fakta Mengenai Anjing Samoyed

Fakta Mengenai Anjing Samoyed

Daftaranjingras.web.id – Dibandingkan dengan ras anjing lainnya, ras anjing Samoyed bisa dibilang kurang terkenal. Namun, bukan berarti Samoyed kalah menggemaskan! Anjing dengan bulu putih yang panjang dan lembut ini dikenal dengan sifatnya yang ramah, periang dan cerdas. Tak heran, banyak yang menjadikan Samoyed sebagai anjing keluarga. Tahukah kamu fakta-fakta menarik seputar anjing Samoyed? Bagaimana karakteristiknya dan apa spesialnya dari ras anjing lain? Berikut akan kami bahas mengenai apa saja fakta menarik mengenai anjing samoyed yang harus kalian ketahui :

1. Awalnya dikembangbiakkan sebagai anjing penggembala
Sebelum menjadi anjing peliharaan keluarga seperti sekarang, Samoyed sengaja dibiakkan untuk menggembala ternak. Bukan hanya itu, Samoyed juga dibiakkan untuk mengangkut kereta luncur dan digunakan untuk berburu oleh orang Samoyed di barat laut Siberia, ungkap laman Dog Time.

Meskipun tidak lagi digunakan sebagai anjing penggembala, nyatanya insting Samoyed sebagai anjing penggembala masih tersisa hingga kini. Tak jarang, ketika bermain-main dengan anak kecil, Samoyed tanpa sadar akan berusaha mengubah dan memindahkan mereka ke arah yang berbeda.

2. Dijuluki sebagai ‘the smiley dog’
Selain sifatnya yang ramah dan periang, Samoyed juga kerap dijuluki sebagai ‘the smiley dog’. Hal ini karena bentuk paras wajahnya yang membuatnya seperti tersenyum setiap saat. Di saat Samoyed menjulurkan lidahnya, bentuk mulutnya akan tertarik ke atas dan membuatnya seolah sedang tersenyum ramah.

Bukan hanya itu, ketika Samoyed tersenyum, matanya akan terlihat bersinar ramah serta telinga menjadi tegak menandakan kewaspadaan dan kecerdasan. Tak heran apabila Samoyed sering dijadikan sebagai anjing kesayangan keluarga.

3. Meski begitu, Samoyed adalah anjing penjaga yang buruk
Di balik sifatnya yang ramah dan periang, Samoyed tidak cocok menjadi anjing penjaga. Ini karena Samoyed terlalu ramah dan mudah akrab pada orang asing. Selain itu, Samoyed juga memiliki sifat lembut dan kurang agresif. Bukan hanya Samoyed yang jadi anjing penjaga terburuk, tetapi juga Golden Retriever, Labrador Retriever dan Basset Hound.

Namun, tentu saja kepribadian anjing bisa berubah, tergantung keadaan, lingkungan dan siapa orang yang memeliharanya. Samoyed yang periang dan ramah bisa berubah menjadi pemalu, malas dan agresif akibat diabaikan dan mendapat perlakuan buruk, ungkap laman Samoyed Club of America.

4. Merupakan anjing yang aktif dan membutuhkan olahraga setiap hari
Bisa dibilang, Samoyed adalah anjing yang ekstrovert. Samoyed sangat menyukai berada di sekeliling manusia, sangat aktif dan memiliki energi tinggi. Samoyed menikmati ketika dilatih dan diajak berolahraga. Jika dibiarkan sendiri, Samoyed akan menjadi anjing yang pemalas dan membuatnya menjadi obesitas.

Saking aktifnya, kadang-kadang bila dibiarkan, maka Samoyed akan mencari aktivitas sendiri yang menurutnya menyenangkan. Seperti bermain dengan anak-anak, berlarian di halaman belakang atau bahkan menggali tanah. Sifatnya yang terakhir bisa dibilang mengganggu dan harus dibiasakan untuk berhenti.

5. Memiliki bulu tebal yang menjaganya tetap hangat di cuaca dingin
Karena berasal dari Siberia, anjing Samoyed memiliki fisik yang bisa beradaptasi dengan lingkungan yang dingin. Samoyed memiliki mantel ganda yang padat dan tebal. Lapisan atas berisi rambut yang panjang, kasar, lurus dan berwarna putih. Lapisan atas menjaga lapisan bawah supaya tetap bersih dan bebas dari kotoran.

Sementara, lapisan bawah terdiri dari bulu yang lebat, lembut dan pendek yang akan menjaganya supaya tetap hangat. Samoyed jantan biasanya memiliki bulu yang lebih tebal dari Samoyed betina. Semua ini menjaganya tetap hangat walau tinggal di kondisi lingkungan yang ekstrem sekalipun.

Baca Juga : Fakta Mengenai Anjing Belgian Malinois

6. Namun, Samoyed memiliki kondisi penyakit yang diturunkan secara genetik
Kamu perlu menjaga kondisi kesehatan anjing Samoyed, sebab ras ini memiliki penyakit yang diturunkan secara genetik. Penyakit ini dikenal sebagai glomerulopati herediter yang merupakan penyakit ginjal. Penyakit ini disebabkan oleh cacat pada struktur fibril kolagen tipe IV dari membran dasar glomerulus.

Samoyed jantan yang terkena akan tampak sehat dalam tiga bulan awal kehidupan, tetapi gejala bisa muncul setelahnya dan jadi memburuk. Samoyed kecil akan menjadi lesu. Jika tidak ditangani akan menjadi gagal ginjal progresif. Kematian akibat gagal ginjal biasanya terjadi pada usia 15 bulan.

7. Samoyed dapat hidup hingga 12-13 tahun
Samoyed memiliki angka harapan hidup hingga 12-13 tahun. Namun, waspadai beberapa penyakit yang bisa menyerang Samoyed. Seperti diabetes mellitus, progressive retinal atrophy (PRA), kaki pendek yang terjadi bersamaan dengan kelainan mata, stenosis paru-paru sampai hip dysplasia.

FYI, stenosis paru-paru lebih sering terjadi pada Samoyed dibanding pada anjing dari ras lain. Penyakit ini bisa menyebabkan sesak napas, aritmia jantung dan kelelahan saat bergerak serta meningkatkan risiko gagal jantung. Jadi, waspadai penyakit itu jika kamu memiliki anjing dari ras Samoyed, ya!

Nah, itulah 7 fakta menarik seputar anjing Samoyed. Menggemaskan, ramah dan periang, jadi ingin pelihara, deh!

Fakta Mengenai Anjing Alaskan Malamute

Fakta Mengenai Anjing Alaskan Malamute

Daftaranjingras.web.id – Labrador Retriever, Golden Retriever dan German Shepherd adalah jenis anjing yang paling banyak dipelihara sepanjang tahun 2018 kemarin, menurut American Kennel Club. Namun, ada jenis anjing lain yang tak kalah menggemaskan: Alaskan Malamute. Pernahkah anda mendengar nama dari anjing Alaskan Malamute.

Alaskan Malamute sering salah dibedakan dari Siberian Husky. Ini karena bentuk fisik mereka yang serupa dan sama-sama berasal dari tempat yang dingin. Ingin tahu seputar jenis anjing ini? Berikut beberapa fakta menarik mengenai anjing Alaskan Malamute!

1. Awalnya digunakan untuk menarik kereta luncur
Mari berkenalan dengan Alaskan Malamute. Anjing berbadan besar ini awalnya dibiakkan karena kekuatan dan daya tahannya dalam membawa barang-barang berat. Tak hanya itu, Alaskan Malamute juga sering digunakan untuk menarik kereta luncur, bahkan ada kompetisi khusus kereta luncur yang menggunakan anjing jenis Alaskan Malamute!

Alaskan Malamute berbagi kemiripan DNA dengan jenis anjing lainnya, seperti anjing Greenland, Siberian Husky, Canadian Eskimo dan Samoyed. Kemiripan di antara mereka adalah sama-sama jenis anjing bertubuh besar, memiliki bulu tebal dan fisik yang kuat.

2. Seberapa besar ukuran tubuh anjing ini?
Alaskan Malamute betina memiliki tinggi rata-rata 58 cm dan berat 34 kg. Sementara, anjing jantan memiliki tinggi 64 cm dan berat 39 kg. Namun, anjing ini bisa tumbuh hingga seberat 45 kg. It’s huge!

Coba bandingkan dengan Siberian Husky yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil. Anjing betina dewasa memiliki tinggi 51-56 cm dengan berat 16-23 kg. Sementara, anjing jantan memiliki tinggi 53-60 cm dan berat badan 20-27 kg. Perbedaan yang signifikan, right?

3. Berbeda dengan Husky, Alaskan Malamute tidak punya warna mata biru
Alaskan Malamute punya bulu tebal dengan lapisan mantel ganda. Mantel bulu bagian bawah memiliki lapisan lemak setebal 2 inci. Sementara, mantel luarnya lebih kasar dan memiliki tebal satu inci. Bulu tebal ini akan melindungi dari hawa dingin saat berada di cuaca ekstrem dan bersalju. Bulunya memiliki kombinasi warna hitam, putih dan abu-abu.

Berbeda dengan Siberian Husky yang terkenal dengan mata birunya, mata Alaskan Malamute umumnya berwarna cokelat. Beberapa Alaskan Malamute yang matanya berwarna biru biasanya merupakan campuran dengan trah Siberian Husky.

4. Dikenal sebagai anjing yang kuat, cerdas namun lembut
Jangan kira Alaskan Malamute merupakan anjing besar yang galak. Justru sebaliknya, anjing ini terkenal lembut dan cocok jadi anjing peliharaan keluarga, lho! Alaskan Malamute juga akrab dan membaur dengan anak-anak kecil. Selain itu, berbeda dengan Husky yang vokal, Alaskan Malamute jauh lebih pendiam dan jarang menggonggong. Anjing ini hanya melolong sesekali, tampak seperti serigala, ya?

Karena temperamennya yang ramah, lembut dan hangat, Alaskan Malamute sering digunakan sebagai anjing terapi di rumah sakit untuk menenangkan pasien yang gelisah. Aaaaaw, what a good doggo! Di sisi lain, karena sifatnya itu pula, Alaskan Malamute tidak cocok untuk dijadikan anjing penjaga.

5. Meski begitu, umur rata-rata Alaskan Malamute hanya 10-12 tahun
Dibandingkan dengan Husky yang memiliki rata-rata usia 12-15 tahun, umur rata-rata Alaskan Malamute hanya berkisar antara 10-12 tahun! Mengapa anjing ini memiliki umur yang lebih pendek? Rupanya, penyebab kematian utama dari Alaskan Malamute adalah karena penyakit kanker, yaitu sekitar 36 persen, ungkap The Kennel Club.

Selain itu, masalah kesehatan lain yang menyerang anjing ini adalah penyakit jantung bawaan, ginjal, gangguan kulit dan katarak. Mereka juga rentan terkena radang sendi di pinggul dan siku yang menyebabkan kepincangan dan memerlukan operasi.

Baca Juga : Tips Perawatan Dasar untuk Segala Jenis Anjing

6. Apakah Alaskan Malamute bisa dipelihara di negara beriklim tropis?
Sebagai anjing yang berasal dari negara yang beriklim dingin, apakah Alaskan Malamute bisa bertahan di negara tropis dan panas seperti Indonesia? Jawabannya, tentu bisa, namun dengan beberapa penyesuaian. Misalnya, jangan pernah mencukur bulunya, karena membuat Alaskan Malamute rentan terkena sengatan panas atau terbakar matahari.

Selain itu, berikan air yang cukup dan jangan mengajaknya ke luar ruangan di siang hari. Jika ingin membawa anjing ini berjalan-jalan, coba lakukan di pagi atau sore hari saat sinar mentari sedang teduh. Terkadang, ada beberapa pemilik Alaskan Malamute yang menempatkan AC agar anjingnya tak kepanasan.

7. Jangan salah, Alaskan Malamute juga punya kebiasaan buruk
Persiapkan dirimu jika ingin memelihara Alaskan Malamute. Pasalnya, anjing ini memiliki beberapa kebiasaan buruk! Misalnya, suka menggali tanah di pekarangan atau menggigit dan mengunyah benda-benda. Sementara, kebiasaan buruk yang dimiliki oleh Siberian Husky umumnya adalah suka melompati pagar dan berusaha untuk kabur.

Keduanya adalah anjing yang sangat aktif. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengajaknya berolahraga. Sesimpel mengajaknya jalan-jalan di sore hari bisa membantunya tetap sehat dan menjaga mood mereka.